Kemping Persera – Day 2

Rabu, 24 Mei 2017.

Aku dan cewek-cewek bangun jam 4:15. Kami hanya tidur 2 jam XD

Kami yang pertama bangun, disusul tim Lebah, tim Bunglon, dan terakhir tim Gorilla.
โ€œBerisik banget cewek2 semalem,โ€ Kata hampir semua cowok-cowok. Heheh, maap yak, cewek gitu loh ๐Ÿ˜›

Restoran EdelBangkai!

Setelah kami bangun, yang lain sholat subuh, sementara aku, Tata dan Ratri menyiapkan matras untuk memasak di luar tenda. Akhirnya, kami bisa masak diluar tenda XD
Kami setuju untuk membuat mie goreng, dan jika masih lapaar, kami akan buat roti panggang. Sekitar jam setengah 6 kami mulai memasak. Kami membuat mie goreng dengan bakso bakar! ๐Ÿ˜€
Seperti biasa, kami para cewek-cewek mempersilahkan untuk yang lain mencicipi.
Mienya sudah habis, namun kami masih lapar. Rencana berikutnya, kami buat roti panggang!
Selagi kami memanggang, kami bertanya kepada cowok-cowok.
โ€œAda yang mau roti bakar gaaakkk? Kalo mau siniii,โ€ kata Adinda dan Tata. Kami sudah seperti restoran dengan pelanggan yang lumayan ramai ๐Ÿ˜€
Aku melihat tim Gorilla/Bunglon mempunyai susu kental manis, jadi kuminta kepada mereka untuk roti bakar kami. Sip! Roti bakar kami isinya susu kental manis dan coklat chip ๐Ÿ˜€

SSRING, HA!

Setelah akhirnya semua rotinya habis, kami pun beberes, dan kami kumpul lagi.
Pagi ini kami melakukan ice breaking dengan permainan yang keren! Namanya permainannya Samurai! Permainan ini butuh konsentrasi super!
Jika kak Adi bilang keluarkan pedang, kami harus membuat gerakan mengeluarkan pedang sambil membuat suara โ€œSSRING!โ€
Jika kak Adi bilang tebas depan, kami harus membuat gerakan maju ke depan dengan membuat suara โ€œHA!โ€
Sama halnya dengan โ€œtebas ke kananโ€, โ€œtebas ke kiriโ€ dan โ€œtebas ke belakangโ€. Yang salah mendapatkan hukuman untuk menari atau menyanyi. Yang pertama salah adalah Anja, Anja memilih untuk menyanyi Potong Bebek Angsa XD
Berikutnya adalah Zaky dan Husayn. Mereka pun memilih untuk menyanyi Balonku Ada Lima XD
Permainan berlanjut lagi, namun Husayn ternyata salah lagi (sabar ya Husayn :p)
Akhirnya Husayn disuruh untuk menyanyi Potong Bebek Angsa dengan mulut membentuk O ๐Ÿ˜‚

Manajemen Perjalanan dan Survival

Setelah ice breaking, kami lanjut belajar materi lagi. Kali ini kami dibagi 2 kelompok. Kelompok 1 akan belajar Manajemen Perjalanan, dan kelompok 2 akan belajar Survival.
Aku dapat kelompok 1, belajar Manajemen Perjalanan. Kami belajar dengan kak Adi.

Manajemen Perjalanan ada 4 tahap.

  • Perencanaan
  • Persiapan
  • Pelaksanaan
  • Evaluasi

Perencanaan:
Untuk membuat rencana, kita harus memakai rumus 5W 1H atau Adik Simba.
What, Where, Why, Who, When, dan How

Persiapan:
Kita harus mempersiapkan barang bawaan kami, yang dibagi menjadi beberapa bagian.
Perlengkapan dasar
Sheltering system
Layering system
Peralatan khusus
Perlengkapan/peralatan tambahan

Pelaksanaan:
Pelaksanaan adalah hasil persiapan dan perencanaan.
Saat melaksanakan, baiknya ada rundown acara.

Evaluasi:
Di setiap perjalanan pasti ada perjalanan walaupun ke tempat yang sama.

Kami diperlihatkan benda-benda yang biasanya para pendaki bawa, lalu kami dipersilahkan untuk mempraktekkan cara packing ke tas.
Kami dibagi 3 tim, karena ada 9 anak. Ada tim aku-Ratri-Adinda, tim Adam-Ceca-Vyel, dan tim Yudhis-Dhifie-Kaysan.
Timku dulu, lalu tim Yudhis-Dhifie-Kaysan, dan lanjut tim Adam-Ceca-Vyel. Kami pun diajarkan cara packing yang benar. Kata kak Adi, yang ringan di bawah, dan berat diatas.
Setelah kami selesai belajar Manajemen Perjalanan, kami lanjut ke materi Survival.
Di materi Survival kami belajar apa yang harus dilakukan jika tersesat, jika ada yang sakit, jika kita harus mencari makanan.
Setelah belajar teorinya, kami lanjut melihat-lihat tumbuhan-tumbuhan yang bisa dimakan dan apa khasiatnya. Saat kami sedang berjalan-jalan, kami melihat kotoran luwak :O
Beberapa dari kami ingin membawa itu ke rumah/tenda namun akhirnya tidak ada yang jadi XD

Setelah belajar Survival, kami bersiap-siap ke curug untuk bermain air! ๐Ÿ˜€
Kami semua kecuali Tata tidak membawa apa-apa selain paracord, Tata membawa galon air.
Kami pun kumpul, dan sebelum ke curug kami bermain 1 permainan dulu, lalu kami ke curug. Perjalanan ke curug terasa jauh sekali. Sekitar 2-3 hm dari tenda-tenda kami, kami istirahat dulu. Setelah itu, kami lanjut lagi. Karena Tata, Anja, Katya dan Ratri di belakang sekali, akhirnya aku berpindah dari yang bagian depan ke belakang.
Kami para cewek-cewek saling menjaga, pelan namun pasti.
Kami sempat melewati jembatan yang sungguh keren di samping jurang, terbuat dari bambu-bambu ๐Ÿ˜€
Suara dan bau air terjun pun akhirnya kami dengar dan cium. Kami sudah dekat! ๐Ÿ˜€
Karena cowok-cowok di depan, mereka pasti sudah sampai duluan.

Perjalanan jauh, terbayar oleh keindahan air terjun!

Saat akhirnya air terjunnya terlihat, kami semua langsung terpesona oleh apa yang kami lihat. Air terjunnya keren sekaliiiiii ๐Ÿ˜€
โ€œWoaaa, jadi kepengen motoooo,โ€ kata Ratri. Aku pun ingin memfoto pemandangannya, namun HP-ku batrenya habis :โ€™)
Kami langsung membuka sepatu kami, lalu langsung nyemplung ke air! Airnya dingin, namun segar! Perjalanan tadi yang jauh sekali ternyata terbayar oleh keindahan air terjunnya ๐Ÿ™‚
Aku tadinya tidak ingin terlalu basah, karena jika celanaku basah, nanti bawanya akan terlalu berat. Namun dipikir-pikir lagi, kan cuma sekali-sekali bisa kesini, mendingan berat-berat tapi dapet pengalaman seru! Akhirnya aku pun ikut berbasah-basah! ๐Ÿ˜€
Aku, Adinda, dan Tata naik agak keatas, mencoba berdiri dibawah air terjun. Dingin dan seru! ๐Ÿ˜€
Aku mengajak Ratri, Anja dan Katya yang hanya duduk di sungai kecil. Namun mereka hanya ingin disitu, kecapean kali ๐Ÿ˜›
Hanya Yudhis yang tidak ikut berbasah-basah juga.

Air terjun, tapi kayak kolam?

Tak lama kemudian, Dhifie memberi tahu bahwa ada tempat yang seperti kolam! โ€œWoi, ada kolam dah! Keren bet!โ€ Kata Dhifie. Aku pun penasaran dan ikut. Tempatnya itu seperti lubang kecil. Dhifie sudah masuk duluan! Melihat dari Dhifie menyelam, sepertinya โ€œkolamnyaโ€ dalam! Aku ragu-ragu untuk menyelam..
Semuanya yang ada di dekat โ€œkolamโ€ menyoraki aku agar aku masuk. Ahhh, sudah, masuk aja! Huwaa, kakiku tidak menapak! >.<
Saat aku masuk, aku berusaha untuk tetap dekat di batu-batuan.
Aku pun keluar, dan melihat yang lain. Aku khawatir saat Dhifie menyelam lama sekali, Husayn ikut menyelam, pokoknya aku khawatir dengan semua yang menyelam ๐Ÿ˜›
โ€œAyolah la, gapapaaa! Nyemplung aja! Kalo bisa berenang pasti bisaaa!โ€ Walaupun Dhifie berkata seperti itu, tetap saja aku takut untuk lompat dan menyelam ๐Ÿ˜›
Ceweknya hanya aku dan Tata yang ikut nyemplung.

Kami pun disuruh untuk selesai karena waktunya balik ke tenda. Saat kami sedang beberes, Dhifie cerita bahwa dia menyelam sekitar 3-4 detik, dan kakinya belum menapak! โ€œSemakin dalem semakin dingin! Gw takutnya kalo ada yang narik tiba-tiba dari bawah!โ€ Kata Dhifie. โ€œGw pas di dalem, mo keatas, cuma tiba-tiba kram gitu! Gw langsung pegang batu!โ€ kata Zaky. Kami bercerita-cerita selama perjalanan ke tenda.
Akhirnya kami sampai di tenda kami masing-masing. Kami beberes, lalu bersiap-siap untuk makan siang.
Kami pun makan siang nasi liwet bikinan kakak fasilitator! Nasi liwetnya sungguh enak, namun alam berkata kami perlu kuah. Akhirnya kami makan dibawah hujan gerimis. :V
Aku hanya dapat 4-5 suap karena aku harus lanjut beberes :โ€™)
Para cewek-cewek rata-rata hanya dapat 1-6 suap saja karena hanya satu alasan: kami banyak yang harus dibereskan :โ€™)
Tepat sekali saat kami sedang beberes, hujan deras melanda. Akhirnya kami semua (kecuali beberapa cowok-cowok yang hujan-hujanan) meneduh di tenda kami masing-masing.

Detik-detik terakhir kami di Suaka Elang, Loji.

Saat kami sedang meneduh, kami (cewek-cewek) bercerita dan menyanyi bareng :v
Kami menyanyi mulai dari lagunya The Chainsmokers, sampai lagunya Mickey Mouse Clubhouse :v
Kami para cewek-cewek memang yang paling berisik ๐Ÿ˜›

Akhirnya hujan pun reda, dan kami pun membereskan tenda.
Dikarenakan tendanya grup Gorilla sudah dibereskan oleh kakak fasilitator, akhirnya grup Gorilla disuruh membantu grup cewek-cewek ๐Ÿ˜€
Dhifie pun menjadi transporter, membawa barang-barang yang perlu ditaruh ke saung dibawah ๐Ÿ˜›
Ceca, Husayn, dan Ziel membantu kami membereskan tenda. (Tengkiyu yaa grup Gorilla ๐Ÿ™‚ )
Saat kami sedang membereskan pasak-pasaknya, pasak kami kekurangan 1, akhirnya pas, tapi saat kami sedang pas, pasak tim Bunglon kurang 1, saat tim Bunglon pasaknya pas, pasak tim EdelBangkai kurang, lalu pas lagi. :v
Akhirnya semuanya selesai, dan kami pun lanjut turun ke sebuah sekolah dimana angkotnya sudah menunggu. Kami sempat berfoto dulu di parkiran dekat kami praktek Navigasi Darat, lalu lanjut lagi.

Naik angkot, main ToT!

Huwah, akhirnya sampai juga. Kami pun menaruh barang-barang kami lalu naik angkot. Angkot 1 berisi Adinda, aku, Ceca, Katya, Ratri, Vyel, Fattah, Adam, Tata, Anja, Dilan, Naufal, Kak Elly dan kak Adi. Angkot 2 ada barang-barang kami, Zaky, Yudhis, Dhifie, Ziel, dan Husayn.
Selama di perjalanan, aku, Ceca, Katya, dan Vyel, tertidur, namun hanya sebentar tidurnya :v
Akhirnya kami pun main ToT, Truth or Truth, plesetannya Truth or Dare :v
Kami bermain-main sampai akhirnya kami sampai di stasiun Bogor.
Kami pun kumpul dan bertemu dengan kak Shanty, lalu berpamitan dengan kak Elly dan kak Adi. Setelah itu, kami langsung masuk ke stasiun. Sebelum kami masuk ke kereta, kami dipersilahkan beli snack dan makanan ringan untuk dimakan. Setelah itu, kami masuk ke kereta

Anak-anak Oase, anak-anak yang paling heboh dan aneh!

Selama di perjalanan di kereta, kami mengobrol-ngobrol, sampai satu gerbong melihat kami karena kami sangat heboh :v
Nggak yang becanda sampe ketawanya keras banget, nggak yang nari-nari Kpop bareng lah, pokoknya heboh! XD
Setiap ada acara oase yang menggunakan kereta, pasti kami yang paling heboh di satu gerbong :v
Kami pun turun ke stasiun masing-masing, lalu pulang ke rumah masing-masing.

Momen-momen yang paling terkesan adalah saat kami di curug dengan โ€œkolamโ€, praktek Navigasi darat, games yang seru-seru, hujan-hujanan, dan masak di dalam tenda ๐Ÿ˜€

Terima kasih kakak-kakak fasilitator Montana atas pengalaman yang seru, terimakasih bang Kocil atas pelajaran Navdarnya!

Kakak Montana dan bang Kocil, semoga gak kapok ya ajarin kitaaa ๐Ÿ˜€